PROSES PENERBITAN
Proses penerbitan buku akademik dibagi menjadi dua fase yang berbeda. Pertama, peer review dipimpin oleh editor yang akan menseleksi naskah (manuskrip) dan dikatakan diterima untuk diterbitkan bila artikel lengkap, disertai gambar-gambar yang berhubungan. Setelah peer review menerima, manuskrip aslinya akan dimodifikasi dan diberi komentar oleh reviewer, proses ini akan diulang sampai editor merasa puas.
Kedua, proses produksi, proses ini di bawah kontrol editor penerbit, yang akan meneruskan manuskrip melalui copyediting, typesetting;
Copy editing (editor) akan melihat apakah artikel sudah sesuai dengan house style (gaya selingkung), berarti semua tanda-tanda baca dan penulisan sudah benar, tanpa adanya salah ucap dan eja. (Istilah editor diserap dari bahasa Inggris, sementara redaktur merupakan serapan dari bahasa Belanda, redacteur).
Typesetting akan melihat tampilan artikel; layout, bentuk huruf (font), heading dan lainnya. Kedua aktifitas ini bisa dilakukan diluar percetakan atau oleh percetakan sendiri, tetapi di AUP dilakukan di dalam perusahaan.
Penulis akan memeriksa dan membuat pembetulan pada setiap tahap proses produksi. Proof corection dilakukan dengan komentar tulisan (coretan) tangan oleh editor dan penulis secara manual. Selanjutkan diteruskan oleh proof reader diketik lagi menjadi versi yang sudah tidak ada coretan tangan. Setelah proses ini selesai, dilakukan persiapan pencetakan yang sebelumnya dilakukan dahulu penandatanganan Surat Perjanjian Penerbitan (SPP) antara percetakan dan penulis artikel.
Read more...
|
Profil
LATAR BELAKANG Pada tahun 1969 telah ditandatangani kerjasama teknik antara pemerintah Indonesia dengan Belanda dalam bidang Grafika. Dari hasil kerjasama teknik tersebut berdiri Pusat Grafika Indonesia di Jakarta dan 5 University Press di ITB, GAMA, Universitas Negeri Semarang, Unair, dan Unhas. Semua University Press tersebut juga mendapat peralatan cetak offset yang lengkap. Untuk Unair, semua peralatan cetak tiba di Kantor Pusat Unair, Jl. Dr. Soetomo. Kemudian semua peralatan cetak di pasang di 1/3 bagian timur bengkel FK Unair antara akhir Desember 1971 sampai awal minggu pertama Januari 1972 dan setelah dicek oleh para teknisi grafika dari Pusat Grafika Indonesia antara tanggal 15 s.d. 22 Januari 1972, maka dinyatakan oleh para teknisi Pusat Grafika Indonesia siap dan dapat dioperasikan. Tanggal 22 Januari 1972 ditetapkan sebagai hari lahirnya Airlangga University Press Universitas Airlangga.
Read more...
|
Visi & Misi
Visi Menjadi penerbit universitas yang terkemuka di tingkat nasional dan internasional, mandiri, dan inovatif dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan humaniora.
Misi - Menerbitkan buku, misalnya buku teks, buku ilmiah, buku ilmiah populer, monografi, buku pedoman, direktori, dan lain sebagainya
- Menerbitkan serial, misalnya serial berkala, majalah, jurnal, bulletin, warta, dan lain sebagainya, yang berkualitas dan menunjang perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan humaniora.
- Membantu pengadaan dan penyediaan segala kebutuhan cetak mencetak untuk keperluan universitas dan semua fakultas, lembaga, unit pelaksana teknis, dan lain- lain yang bernaung dibawahnya, misalnya mencetak naskah ujian, buku petunjuk praktikum, buku pedoman, kop surat, amplop dan lain sebagainya.
Read more...
|
|